Taqueriaisabel

Mengapa Doa Sesudah Makan Penting? (Arti dan Maknanya)


Mengapa Doa Sesudah Makan Penting? (Arti dan Maknanya)

Doa sesudah makan adalah salah satu amalan yang dilakukan oleh umat Muslim setelah selesai makan. Namun, apakah benar-benar penting untuk melakukannya? Mengapa doa sesudah makan memiliki arti dan maknanya tersendiri?

Pertama-tama, mari kita pahami arti dari doa sesudah makan. Dalam Islam, doa sesudah makan memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah atas nikmat makanan yang telah diberikan-Nya. Doa ini juga sebagai bentuk pengakuan kita sebagai hamba yang lemah dan bergantung kepada-Nya.

Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman, “Maka apabila kamu telah selesai (dari makan), maka berzikirlah (dengan menyebut) Allah, ketika kamu berdiri (untuk mengerjakan shalat).” (QS. Al-Baqarah: 238). Dalam hadis riwayat Abu Dawud, Rasulullah Muhammad SAW juga pernah bersabda, “Siapa yang makan lalu berucap: ‘Segala puji bagi Allah yang telah memberi makanan ini kepadaku dan memberi minuman ini kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku’, maka dosa-dosanya terampuni.”

Arti dan makna doa sesudah makan ini dapat kita lihat dari perspektif agama dan juga kesehatan. Dari sisi agama, doa sesudah makan merupakan wujud syukur kepada Allah atas karunia-Nya yang melimpah. Dalam Islam, makanan merupakan salah satu nikmat yang harus kita syukuri. Dengan berdoa, kita mengakui bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah karunia dari-Nya.

Selain itu, doa sesudah makan juga mengingatkan kita tentang pentingnya bersyukur dan berbagi rezeki. Ketika kita berdoa, kita diingatkan untuk tidak hanya memikirkan kepuasan diri sendiri, tetapi juga untuk membantu sesama yang kurang beruntung. Doa ini mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang dermawan dan peduli terhadap orang lain.

Dari sisi kesehatan, doa sesudah makan juga memiliki makna yang penting. Ketika kita berdoa, kita secara tidak langsung mengingatkan diri sendiri untuk makan dengan penuh kesadaran. Doa ini mengajarkan kita untuk tidak rakus dan berlebihan dalam makan. Dalam Islam, Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda, “Makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dengan apa yang ada di dekatmu.” Dengan berdoa, kita diingatkan untuk makan dengan cara yang sehat dan teratur, serta tidak berlebihan.

Ada beberapa pendapat dari para ahli yang menjelaskan pentingnya doa sesudah makan. Menurut Profesor Quraish Shihab, doa sesudah makan merupakan bentuk ungkapan syukur yang menghubungkan antara manusia sebagai makhluk ciptaan dengan Allah sebagai Pencipta. Beliau juga menyatakan bahwa doa ini mengajarkan kita untuk berbagi rezeki dengan sesama.

Selain itu, Ustadz Abdul Somad juga menyampaikan pendapatnya bahwa doa sesudah makan adalah ungkapan rasa syukur yang harus kita lakukan setelah selesai makan. Beliau mengingatkan bahwa sebagai manusia, kita seringkali lupa untuk bersyukur atas nikmat makanan yang Allah berikan.

Dalam kesimpulannya, doa sesudah makan memiliki arti dan makna yang dalam dalam kehidupan kita. Dari sisi agama, doa ini merupakan ungkapan syukur kepada Allah atas karunia-Nya. Dari sisi kesehatan, doa ini mengingatkan kita untuk makan dengan kesadaran dan tidak berlebihan. Penting bagi kita untuk melaksanakan doa sesudah makan ini sebagai bentuk pengakuan kita sebagai hamba yang lemah dan bergantung kepada Allah. Sebagai umat Muslim, mari kita terus menjaga amalan ini agar kita selalu ingat dan bersyukur atas nikmat makanan yang Allah berikan kepada kita.

Referensi:
1. Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 238
2. Hadis riwayat Abu Dawud
3. Profesor Quraish Shihab – Tafsir Al-Misbah
4. Ustadz Abdul Somad – Ceramah tentang Doa Sesudah Makan.